TUHAN HADIR DALAM KESENDIRIAN KITA (MAZMUR 139:7)
Dalam catatan harian seorang misionaris bernama David Livingstone, ia pernah menuliskan pengalamannya ketika melayani di pedalaman Afrika. Pada suatu malam, ia harus beristirahat sendirian di tengah ancaman binatang buas dan ketidakpastian masa depan. Dalam kesunyian itu, rasa takut dan kesepian begitu kuat. Namun, Livingstone kemudian menulis bahwa ia menemukan penghiburan besar ketika menyadari bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkannya. Kesendirian yang semula terasa menakutkan justru menjadi ruang perjumpaan yang mendalam dengan Allah. Kisah ini menggambarkan bahwa kesendirian manusia tidak pernah berarti keterpisahan dari hadirat Tuhan. Alkitab menegaskan kebenaran ini dalam Mazmur 139:7, “ Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?.” Mazmur ini ditulis oleh Daud sebagai pengakuan iman akan Allah yang mahahadir dan mahatahu. Dalam konteks hidup Daud yang penuh pergumulan, baik saat ia dikejar musuh maupun ketika ia berada jauh ...
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)